Hai everyone.. perkenalkan mimin yang punya blog ini adalah
Marsella Dwi Lestari yang ga lain aku sendiri. Sekarang ini masih kuliah
semester 4 fakultas Ilmu Komunikasi. Sebenarnya kalo ga ke paksa sama dosen
buat nulis diskripsi diri sendiri di blog mimin. Yang baru pertama kali kenal
mimin selama ini setelah memposting beberapa postingan dari drama korea sampai
cerita fiksi buatan aku sendiri serta merta tulisan - tulisan, well udah
waktunya kenal sama yang punya. Hobi baca novel dan suka nulis cerita sebangsanya
dari cerpen, novel sampai skenario. Makanya mimin kacamatanya tebel guys wkwk.
Soal sosmed mimin punya IG dwilestarimarsella , kalo twitter lupa kayaknya.
Facebook.. marsella Dwi Lestari. Mimin anak pertama dari 3 bersaudara.
Aku bukan hanya kuliah kelas sore tapi mimin juga kuliah
sambil kerja. Ditanya kerja apa mending ga jawab dulu aja ya, soalnya mimin
sebenarnya orang pembosan alias cepet bosennya gonta ganti kerja. Tapi yang
pasti mimin suka banget yang namanya pekerjaan nulis. Sebenarnya mimin ikut
anggota komunitas penulisan skenario FTV miliknya mbak Achi TM penulis dari
novel yang diangkat ke film Insyalla Sah. Tetapi berhubung semester 4 ini lagi
stresssssnya minta ampun karena tugas dan praktek di mana – mana akhirnya
pekerjaan freelance dari menulis skenario FTV harus terhenti sementara guys.
Sebenarnya lumayan jika sinopsis yang dibuat bisa tembus ke produser 1,5 bisa masuk ke kantong lah. Tapi enak ga
enaknya, ya itu. Harus pinter – pinter nyari cerita yang pingin banget di suka sama produser.
Mimin udah menggeluti dunia penulisan ini dari kelas 4 SD,
sanggaarr kan ! Dari awal – awal khayal sendiri sampai ngomong sendiri. semua
itu proses menuju ke jati diri sendiri. udah hampir 200 tema cerita yang udah
mimin buat, semuanya dari novel sampai skenario film. Ditanya apa pernah salah
satu novel mimin pernah terbit atau ga, memang belum. Dikarenakan memang
penerbitya udah banyak yang nolak, sedih banget ceritanya. Terus masalah waktu
juga. Dunia menulis itu bagaikan dunia orang – orang yang lebih banyak suka
diam. Memang diam di mulut, namun banyak tersimpan cerita warna warni di dalam
otak. Kalo di bisa di bilang perbedaan antara menulis novel sama skenario itu
beda jauh. Jikalau novel bisa lebih mengutamakan argumen dan inti cerita dari
kemauan penulisnya sendiri alias dalangnya, tapi kalo penulis skenario siap –
siap kayak jadi boneka. Tergantung apa maunya produser. Ga jarang banyak
penulis skenario sinetron yang ga pernah mau nonton hasil skenario cerita yang
di buatnya sendiri. Ya tahulah pesinetronan di indonesia kayak gimana. Suram –
suram durja wkwk.
Kalo mimin disuruh mau milih mana, kalo disisi keungan mimin
pilih sinetron. Soalnya dalam satu episode bisa 12 jut bayarannya buat penulis
skenario. Kalo film tergantung laku nggaknya. Alhamdulillah mimin pernah
bantuin nulis naskah skenario miliknya salah satu anggota penulisan juga mbak
jenny namnya. Buat yang penasaran bisa nonton FTV yang judulnya Bossku Super
Duber Rese (maksudnya mau promo tapi udah lewat Ftvnya ). Beberapa naskah
dialognya nya mimin yang buat. Meski dibayar diikit tapi dapet ilmunya. Itung –
itung buat latihan diri sendiri lah. Kayaknya udah cukup ya mimin cerita soal
Diskripsi mimin sendiri. Sampai ketemu postingan selanjutnya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar