Banyak
hal yang sudah dilalui oleh para penggemar drama korea yang baru saja
menyelesaikan tontonan streming-nya. Sebut saja dua drama korea yang sedang
hits – hitsnya sekarang dalam penayangannya dari akhir tahun 2016 sampai awal
2017. Yap.. tidak salah lagi mereka adalah Goblin dan The Legend Of The Blue
Sea. Drama yang baru saja menyelesaikan semua serialnya ini banyak menuai
respon dan kritikan dari penggemarnya. Mau itu dari luar atau dalam negri
sendiri. termasuk saya..
Dimulainya
perang ranking yang paling mendominasi dan teratas. Tak lupa juga beragam
artikel dan pemberitaan online secara mendalam tentang dua drama ini. Dari
busana yang dipakai, adegan – adegan yang mampu memicu adrenalin emosi kita,
hingga keromantisan yang memicu kebaperan para penontonnya. Bahkan sekecil –
kecilnya peristiwa yang tidak terduga di lokasi syuting. Itu semua tidak lepas
dari pengamatan dari para fansnya masing – masing.
Drama
Goblin dan The Legend Of The Blue Sea sama – sama mempunyai karisma dan
pesonanya di tiap episode – episode penayangannya. Banyak lagi kesamaan mereka
yang mungkin kurang diperhatikan orang – orang. Dari ost nya yang begitu banyak
dan melow. Serta instrumen epic various artist yang sangat indah dan pas untuk
dibarengi dengan adegan atau peristiwa yang sedang terjadi. Serta merta genre
mereka yang juga sama – sama fantasi, romantis dan comedy.
Meksi
drama Goblin hanya 16 episode dibandingkan drama The Legend Of The Blue Sea 20
episode tetapi ke esktensi dan kepiawaian
dalam meramu di setiap episode – episodenya mampu membawa penontonnya terpana. Jujur
menurut saya, kisah cinta yang selalu menghadirkan kisah berlatar fantasi atau
tidak masuk di akal selalu menghadirkan kisah yang rumit dan penuh tanda tanya.
Ambil contohnya saja My Love From The Star. Dari awal cerita sudah sangat
berat. Selalu saja cobaan terus mendera pada
tokoh utama si gobiln, putri duyung, atau alien. Ada kemungkinan mereka matilah
atau pasangan yang dicintainya akan dikorbankan untuk mati.
Tak
habis – habisnya membuat penonton kekurangan tissu dan kain untuk mengelap
tangis mereka. Untuk drama The Legend Of The Blue Sea sendiri, walaupun drama
ini sudah berhasil sukses dengan mengalahkan rating drama Descendant Of The Sun
tetapi akhirnya rating mereka harus terpaksa turun karena ceritanya yang sudah
tidak terlalu menarik lagi. Posisi di rating paling atas berhasil dimiliki
drama goblin semasa awal penayangannya hingga akhir.
Sebenarnya
tidak peduli rating drama itu seperti
apa. Mau itu bagus atau jelek, bagi saya selama masih bermanfaat untuk di
tonton tidak akan ada masalah untuk kedepannya. Terkadang banyak drama populer
yang sering mengeluarkan scene ciuman kalah dengan drama yang menceritakan
kehidupan sosial tanpa ada adegan kiss. Drama juga adalah sebuah seni. Seni bergerak
yang penyampaiannya selalu dinanti setiap orang.

Aku ketinggalan jaman banget ttg drama KOrea, terakhir suka nonton itu jaman kuliah. Full House, Janggem, trus apa lagi tuh yang kembar tapi satunya kecelakaan trus mukanya dioprasi.
BalasHapus